Siasat Sumbar Menjaga Iklim Pariwisata di Tengah Ancaman Korona

Sumaterakita.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyetujui agar sektor ini tidak terimbas berjangkitnya virus corona (COVID-19) sesuai komitmen bersama masing-masing kabupaten dan kota.

"Iven adalah tulang punggung pariwisata disamping keelokan destinasi. Memperkuat iven diharapkan bisa menjadi salah satu solusi saat ini," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial di Padang, kemarin.

Diperkenalkan daerah telah meluncurkan agenda wisata yang bisa menjadi magnet penarik wisatawan untuk datang. Sebagian malah meluncurkan agenda wisata di provinsi tetangga sesuai target pasar yang terbesar.

"Pariaman misalnya, sudah memetakan kunjungan terbanyak ke daerah itu berasal dari Riau. Karena mereka meluncurkan agenda wisata di Pekanbaru, langsung ke target pasar yang diharapkan. Upaya itu gagal," katanya.

Beberapa daerah lagi seperti Padang Panjang juga tengah disiapkan agenda wisata di daerah itu.

Ketua DPD Asosiasi Agen Perjalanan Indonesia (Astindo) Sumbar, Nasirman Chan menyebut wisatawan khusus Malaysia tetap provinsi yang yakin Sumbar masih aman dari COVID-19.

Demikian pula paket-paket wisata ke Malaysia, juga tetap ditawarkan pada masyarakat Sumbar dan ditawarkan akan terus ada peminat.

Meskipun demikian tidak dapat dipungkiri wisatawan yang melakukan perjalanan saat ini relatif menurun dari periode yang sama tahun lalu karena COVID-19. Kelesuan tidak hanya terjadi di Sumbar, tetapi lebih di seluruh dunia.

Data BPS Sumbar jumlah kunjungan wisatawan ke Sumbar pada Januari 2020 mencapai 4,341 orang atau naik 16,20 persen dibandingkan Desember 2019 yang mencapai 5,180 orang. (AL)